Penerbit Buku Ajar Yogyakarta

Anda kesulitan mencari Penerbit Buku di Daerah Istimewa Yogyakarta yang berpengalaman dan bisa di percaya menerbitkan buku anda dengan cepat serta profesional dalam menerbitkan buku untuk wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (Yogyakarta)

Anda kesulitan mencari Penerbit Buku di Daerah Istimewa Yogyakarta yang berpengalaman dan bisa di percaya menerbitkan buku anda dengan cepat serta profesional dalam menerbitkan buku untuk wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (Yogyakarta).?


Manggu Info Jawaban’nya, Kami bersedia menerbitkan Artikel milik anda dan kami mempermudah kerja anda, Layanan kami menjangkau keseluruh Daerah Istimewa Yogyakarta diantaranya.
  • Kabupaten: Bantul, Gunungkidul, Kulonprogo, Sleman,
  • Kota: Yogyakarta,

Penerbit Buku Ajar Untuk Yogyakarta

Manggu Info adalah Penerbit Buku Ajar di Bandung, Menerbitkan Buku Ajar untuk keperluan pendidikan Perguruan tinggi S1, S2, S3.


Produk Manggu Info

Kunjungi beberapa Produk Buku yang sudah kami terbitkan sebagai berikut.
Produk Buku
Buku Ajar

Buku teks merupakan salah satu sumber belajar dan bahan ajar yang banyak digunakan dalam pembelajaran. Buku teks memang merupakan bahan ajar sekaligus sumber belajar bagi siswa yang konvensional. Namun meskipun konvensional dan sudah dipergunakan cukup lama dan banyak yang menganggap tradisional, buku teks pelajaran masih cukup mampu memberikan kontribusi yang baik pada pembelajaran. Beberapa materi pembelajaran tidak dapat diajarkan tanpa bantuan buku teks pelajaran.

Sumber dan pembuat buku teks pelajaran dapat berasal dari berbagai macam. Esensi buku teks pelajaran adalah memberikan informasi dan materi kepada peserta didik melalui bahan yang berbentuk cetakan. Buku pelajaran memuat materi pelajaran ditambah dengan informasi yang relevan secara menyeluruh dan lengkap sehingga penggunaan buku teks pelajaran dapat digunakan berdampingan maupun tanpa sumber belajar atau media pembelajaran lainnya.

Fungsi Buku Teks Pelajaran
  • Sebagai bahan referensi atau bahan rujukan oleh peserta didik
  • Sebagai bahan evaluasi
  • Sebagai alat bantu pendidik dalam melaksanakan kurikulum
  • Sebagai salah satu penentu metode atau teknik pengajaran yang akan digunakan pendidik
  • Sebagai sarana untuk peningkatan karir dan jabatan

Tujuan Buku Teks Pelajaran
  • Memudahkan pendidik dalam menyampaikan materi pembelajaran
  • Memberi kesempatan kepada peserta didik untuk mengulangi pelajaran atau mempelajari pelajaran baru
  • Menyediakan materi pembelajaran yang menarik bagi peserta didik

Manfaat atau Kegunaan Buku Teks Pelajaran
  • Membantu peserta didik dalam melaksanakan kurikulum karena disusun berdasarkan kurikulum yang berlaku
  • Menjadi pegangan guru dalam menentukan metode pengajaran
  • Memberi kesempatan bagi peserta didik untuk mengulangi pelajaran atau mempelajari materi yang baru
  • Memberikan pengetahuan bagi peserta didik maupun pendidik
  • Menjadi penambah nilai angka kredit untuk mempermudah kenaikan pangkat dan golongan
  • Menjadi sumber penghasilan jika diterbitkan

Buku Ajar

Buku ajar sesungguhnya merupakan media yang sangat penting dan strategis dalam pendidikan. Ia adalah penafsir pertama dan utama dari visi dan misi sebuah pendidikan. Apalagi, menurut Chekley yang dikutip oleh Tim Penilai Buku Ajar Direktorat PAIS buku sebenarnya juga bisa jadi untuk melakukan “jalan pintas” (by pass) dalam peningkatan mutu pendidikan apabila dapat mengeksplorasi lebih dalam topik-topik yang dibahas dalam buku tersebut. Untuk itu diperlukan suatu sinergi bagaimana guru dapat menghasilkan buku yang bukan hanya mencerdaskan, namun juga mencerahkan dan menggugah nalar dan spiritual untuk menjadi lebih kreatif dan inovatif. Kita sering menyamakan antara cerdas dengan intelligent, padahal buku yang perlukan bukan hanya melulu untuk membuat orang cerdas.

Sejarah Yogyakarta
Lambang Yogyakarta
Sebelum Indonesia merdeka, Yogyakarta merupakan daerah yang mempunyai pemerintahan sendiri atau disebut Zelfbestuurlandschappen/Daerah Swapraja, yaitu Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat dan Kadipaten Pakualaman. Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat didirikan oleh Pangeran Mangkubumi yang bergelar Sultan Hamengku Buwono I pada tahun 1755, sedangkan Kadipaten Pakualaman didirikan oleh Pangeran Notokusumo (saudara Sultan Hamengku Buwono II) yang bergelar Adipati Paku Alam I pada tahun 1813. Pemerintah Hindia Belanda mengakui Kasultanan, dan Pakualaman sebagai kerajaan dengan hak mengatur rumah tangganya sendiri yang dinyatakan dalam kontrak politik. Kontrak politik yang terakhir Kasultanan tercantum dalam Staatsblaad 1942 Nomor 47, sedangkan kontrak politik Pakualaman dalam Staatsblaad 1941 Nomor 577. Eksistensi kedua kerajaan tersebut telah mendapat pengakuan dari dunia internasional, baik pada masa penjajahan Belanda, Inggris, maupun Jepang. Ketika Jepang meninggalkan Indonesia, kedua kerajaan tersebut telah siap menjadi sebuah negara sendiri yang merdeka, lengkap dengan sistem pemerintahannya (susunan asli), wilayah, dan penduduknya.

Pendidikan Di Yogyakarta
Penyebaran sekolah untuk jenjang SD/MI sampai Sekolah Menengah sudah merata, dan menjangkau seluruh wilayah sampai ke pelosok desa. Jumlah SD/MI yang ada di DIY pada tahun 2008 adalah sejumlah 2.035, SMP/MTs/SMP Terbuka sejumlah 529, dan SMA/MA/SMK sejumlah 381 sekolah negeri maupun swasta. Ketersediaan ruang belajar dapat dikatakan sudah memadai dengan rasio siswa per kelas untuk SD/MI: 22, SMP/MTs: 33, SMA/MA/SMK: 31. Sedangkan tingkat ketersediaan guru di DIY juga cukup memadai dengan rasio siswa per guru untuk SD/MI: 13, SMP/MTs: 11, SMA/MA/SMK: 9. Untuk tahun 2010 pembinaan guru jenjang SD/MI sebanyak 3.900 guru telah memenuhi kualifikasi dari total 24.093 guru. Jenjang SMP/MTs sebanyak 3.939 guru telah memenuhi kualifikasi dari total 12.971 guru. Dan untuk SMA/MA sebanyak 4.826 guru telah memenuhi kualifikasi dari total 15.067 guru.
Reaksi:

Posting Komentar

B575 ID

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget