Kesalahan Besar pada Saat Memulai Usaha

Bisnis, bisnis, bisnis.... Semua orang mendambakan penghasilan dari usaha sendiri dan mandiri. Bisnis merupakan salah satu cara untuk mendapatkan penghasilan sendiri dan mandiri. Kemandirian suatu penghasilan membuat kita bisa memanfaatkan waktu kita sesuai dengan keinginan kita, tanpa harus mengikuti peraturan jam kerja sebagaimana sering diterapkan di perusahaan-perusahaan. Jika di perusahaan dan kita sebagai pegawai maka kita harus mengikuti waktu kerja kita. Jika kita sudah pulang belum waktunya, maka bukan tidak mungkin kita mendapat teguran dari atasan kita, atau bahkan dapat pemotongan gaji di bulan itu atau sapai kita dipecat. Namun, jika kita usaha sendiri maka waktu pun tergantung kita yang ngatur. semakin rajin kita bekerja maka penghasilanpun akan semakin besar. 

Banyak sering mendengar dari orang-orang dengan istilah antara pekerja dengan pengusaha. Kalau pekerja rizkinya sudah ditakar oleh orang lain, sementara usaha sendiri tidak ditakar. Penghasilan yang akan kita peroleh dari usaha sendiri bisa besar juga bisa kecil. tergantung kita sendiri yang menjalankan usaha tersebut. 

Dari itu semua maka banyak orang yang tergiur untuk melakukan usaha sendiri. Namun, banyak juga orang yang jatuh dari usahanya sendiri ke jurang keterpurukan yang paling dalam. Maka dari itu, banyak juga yang melakoni usaha sendiri dan akhirnya jatuh mengalami trauma yang mendalam. Bagaimana dengan Anda?

Bagi Anda yang belum pernah bisnis atau sudah pernah bisnis namun jatuh, apakah Anda masih semangat ingin berbisnis? Jika Anda siap, maka Anda harus memperhatikan salah satu kesalahan besar yang sering dilakukan oleh pebisnis femula sehingga mereka jatuh ke dasar keterpurukan, bahkan kondisinya lebih parah daripada pada saat sebelum memulai usaha. 

Dalam artikel sebelumnya saya pernah menjelaskan empat faktor dalam memilih jenis bisnis. Di dalam artikel tersebut saya menjelaskan bahwa salah satu faktor yang harus diperhatikan adalah menggunakan modal besar. Lebih jelasnya lihat di sini, Perhatikan 4 Faktor dalam Memilih Jenis Bisnis.

Nah..., terus apa hubungan artikel tersebut dengan artikel yang sedang dibahas ini?

Tentunya saya menganggap ada kaitannya, bahkan besar kaitannya kedua artikel tersebut. Karena memang mungkin dari Anda yang sudah membaca artikel tersebut beranggapan bahwa banyaknya modal yang harus dikeluarkan dalam memilih dan memulai usaha maka Anda pun menggunakan segala cara untuk mendapatkan modal tersebut. 

Sebelum membahas modal besar dan kaitannya dengan kesalahan dalam memulai usaha, maka saya sedikit akan menyinggung mengenai bangak dari kita pasrah dan merasa tidak bisa menjalankan bisnis dengan modal besar. Banyak yang mengatakan: "Ah saya mah menjalankan usaha dengan modal seadanya saja. Saya tidak mampu kalau usaha yang modalnya besar," Kalau sudah seperti itu maka usahanya ya sebesar itu. Jangan berharap usaha yang dilakukannya menjadi besar. Karena bagaimanapun kalau usaha yang dijalankan tersebut ingin besar, maka harus menggunakan modal besar juga. 

Nah... Lantas apa kesalahan besar yang dilakukan sebagian besar pengusaha dalam memulai usaha? 

Banyak pengusaha yang kejungkel (bahasa sunda) gara-gara modal yang digunakan. Banyak di antara kita yang menggunakan dana besar tetapi dana tersebut tidak aman. Artinya, pada saat konsep atas ide bisnisnya selesai disusun maka dia menggunakan dana ketiga (dalam hal ini adalah bank) untuk memodali usahanya. Sementara usaha tersebut baru memulai. 

Jangan salah, jika Anda menggunakan dana bank maka pihak bank tidak tau menau mengenai apakan usaha Anda gagal atau sukses, yang terpenting bagi mereka adalah angsuran setiap bulannya lancar. Terus, pihak bank juga tidak tahu menahu mengenai apakan usaha tersebut sudah jalan atau belum pada saat dana tersebut cair dari bank. Padahal, pada saat dana cair maka angsuran pun mulai berjalan. Jika Anda tidak hati-hati maka Anda akan terjungkel. Sementara jika Anda terjungkel dan jatuh dari tangga 10 akan lebih sakit daripada terjungkel dan jatuh dari tangga pertama. 

Lah... Terus bagaimana bisa menjalankan usaha dengan modal besar tanpa harus meminjam ke bank? Sementara syarat untuk menjalankan usaha dalan memilih jenis bisnis harus dengan pertimbangan modal besar? 

Nah... Itu pertanyaan selanjutnya. Tentunya Anda akan bertanya-tanya mengenai bagaimana caranya menjalankan usaha dengan modal besar tetapi tidak meminjam ke bank? 

Sebenarnya sangat mudah sekali jika Anda memiliki keinginan yang kuat. Karena Anda harus ingat, bahwa banyak jalan menuju roma. Artinya, jika usaha yang akan dijalankan tersebut harus menggunakan modal besar, tanpa meminjam ke bank, maka hal itu ada caranya. 

Mungkin cara tersebut, Insyaallah akan saya bahas pada artikel berikutnya. Semoga saya dan Anda semua diberi kekuatan dan umur panjang serta kesehatan. Amiin.


Tags:
Reaksi:

Posting Komentar

B575 ID

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget