Apa Itu Pelecehan Sexual Terhadap Anak


Pelecehan seksual terhadap anak sebenarnya dapat dikategorikan sebagai pelecehan seksual. Dimana pelecehan tersebut dilakukan oleh orang yang memang ingin memuaskan nafsu seksnya kepada orang lain. Tapi bagi pelecehan seksual terhadap anak, si pelaku mencari obyek sebagai pemuas nafsu seksnya itu kepada anak-anak. Sehingga hal ini seringkali dikategorikan sebagai kekerasan terhadap anak. Kekerasan di sini tidak harus berbentuk fisik namun juga bisa berbentuk psikologi. Sehingga psikologi anak akan merasa terganggu dan kemungkinan akan memiliki efek yang negatif bagi perkembangan anak itu sendiri.

Pelecehan seksual dapat dikategorikan sebagai suatu kejahatan kemanusiaan. Dimana orang yang berniat untuk melakukan pelecehan seksual terhadap orang lain merupakan perbuatan yang merendahkan orang lain secara sepihak sebagai obyek seksual belaka. Ini merupakan perbuatan perampasan harga diri orang tersebut secara sepihak. Biasanya dilakukan dengan cara sewenang-wenang oleh si pelaku terhadap korban demi kepuasan seksualnya.

Pelecehan seksualmerupakan bentuk diskriminasi seks dan juga merupakan pelanggaran hak asasi manusia. Secara umum,pelecehan seksualdapat didefinisikan sebagai sebuah tindakan berupa perilaku atau gerak-gerik seksual yang tidak dikehendaki dalam bentuk verbal (kata-kata) atau tulisan, fisik, tidak verbal, dan visual yang memiliki muatan seksual, sehingga menyebabkan kemarahan, perasaan terhina, malu, tidak nyaman, dan tidak aman bagi orang lain.

Pelecehan seksualdapat terjadi antara orang-orang berlainan maupun sesama jenis. Pelaku pelecehan biasanya memiliki pola perilaku yang memang melecehkan secara seksual (berulang-ulang), walaupun ada juga yang tidak berulang. Sedangkan pelecehan seksual terhadap anakmerupakan suatu bentuk eksploitasi terhadap anak oleh orang yang lebih tua demi memuaskan nafsu seksualnya.

Obyek yang dijadikan pemuas nafsu seksnya adalah anak-anak. Sehingga ini akan lebih berbahaya akibat yang ditimbulkannya, karena akan memberikan dampak terhadap anak yang menjadi korban berupa trauma fisik dan psikologis. 

Tags:
Reaksi:

Posting Komentar

B575 ID

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget