ABSENSI


ABSENSI merupakan hal yang merugikan semua organisasi dilihat dari segi biaya maupun kelancaran operasional. Ketidakhadiran dapat disebabkan oleh beberapa alasan, diantaranya sakit yang dibuktikan dengan keterangan dokter dan tanpa sebab yang jelas. Faktor-faktor penyebab meningkatnya tingkat kehadiran dapat dikelompokan menjadi tiga, yaitu meliputi faktor lingkungan, faktor organisasi dan faktor pribadi. 

Faktor lingkungan

Faktor lingkungan bisa berupa iklim, tempat tinggal, dan keadaan sosial ekonomi karyawan. Kondisi alam, seperti hujan, jarak tempat tinggal karyawan sangat berpengaruh terhadap tingginya ketidakhadiran karyawan.
Faktor organisasi

Faktor-faktor organisasi/manajemen perusahaan meliputi: pertama, besarnya organisasi. Semakin besar suatu organisasi mempunyai kecenderungan tingginya tingkat ketidakhadiran karyawan. Hal ini terjadi karena dalam organisasi yang besar rasa memiliki karyawan terhadap organisasi bersangkutan cenderung rendah. 

Kedua, sikap manajemen terhadap karyawan. Ketidakpedulian terhadap karyawan, peraturan yang terlalu ketat maupun terlalu longgar cenderung meningkatkan ketidakhadiran karyawan. 

Ketiga, sistem pengupahan. Sistem pengupahan yang tidak mempedulikan tingkat kehadiran akan menimbulkan tingkat absensi yang tinggi.

Keempat, kondisi kerja. Kondisi kerja yang menyebabkan karyawan tidak nyaman, seperti ruang kerja yang pengap, gelap, peralatan yang sulit digunakan menyebabkan tingkat absensi karyawan tinggi. 

Kelima, sistem pelayanan kesehatan. Rendahnya mutu pelayanan kesehatan menyebabkan kesehatan karyawan tidak terjaga dengan baik, mereka sering mengalami ganguan kesehatan. Hal tersebut menyebabkan tingkat absensi karyawan.

Faktor pribadi

Faktor-faktor pribadi meliputi: jenis pekerjaan dan masa kerja, motivasi dan kepuasan kerja. Jenis pekerjaan mempengaruhi tingkat ketidakhadiran karyawan. Untuk pekerja di sektor pertambangan dan buruh pabrik mempunyai tingkat ketidakhadiran yang tinggi (akibat sakit). Tingkat ketidakhadiran karyawan yang rendah dapat dijumpai pada karyawan/pekerja yang berada di sektor pertanian, pendidikan serta pekerja yang sudah berada di level manajer. Masa kerja yang lama menimbulkan rasa bosan pada karyawan. Panjangnya jam kerja akan berakibat pada penurunannya ketahanan tubuh karyawan, yang pada akhirnya akan meningkatkan ketidakhadiran karyawan.

Faktor pribadi yang signifikan terhadap tungkat ketidakhadiran karyawan adalah sikap kepada pekerjaan, majikan dan lingkungan kerjanya. Pekerjaan yang sulit dan membosankan akan menimbulkan stres pada karyawan yang akan berakibat pada ketidakhadiran karyawan yang bersangkutan. Dr. Roland Ross, psikiater terkemuka Inggris, mengatakan bahwa "absensi sakit merupakan gejala prilaku karyawan yang tidak bahagia." Ketidakbahagiaan tersebut timbul karena pekerjaan yang sulit/membosankan. Untuk itu harus dilakukan penempatan karyawan yang sesuai dengan minat dan kemampuannya (the right man on the right place), karena mungkin terjadi pekerjaan yang dianggap sulit/membosankan oleh seorang karyawan, oleh karyawan lain dianggap sebagai pekerjaan yang mudah dan menyenangkan.

Kerugian yang timbul bisa diukur dari tingginya biaya tenaga kerja, rendahnya produktivitas dan pemakaian mesin yang tidak optimal. Untuk mencegah kerugian-kerugian tersebut bisa ditempuh langkah-langkah seperti berikut: pertama, meningkatkan perhatian atasan terhadap karyawan. Kedua, membagi kelompok-kelompok kerja yang terlalu besar menjadi kelompok kerja yang lebih kecil. Ketiga, meningkatkan tanggung jawab karyawan yang akan meningkatkan kepuasan kerjanya. Keempat, mencatat dan mensosialisasikan tingkat kehadiran karyawan, serta meminta karyawan untuk ikut serta memecahkan permasalahan ketidakhadiran dengan mencari solisi atau jalan keluarnya. Selain hal tersebut untuk mengurangi tingkat ketidakhadiran karyawan (akibat sakit) dilakukan langkah penyelesaian kesehatan yang ketat, perbaikan kondisi kerja dan pencegahan kecelakaan kerja.
Tags:
Reaksi:

Posting Komentar

B575 ID

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget