Gara-gara Uang, Segalanya Berubah

Uang mempengaruhi karakter hidup seseorang.


Anda tau uang? 

Uang atau duit merupakan lembaran kertas berharga atau bongkahan kecil logam yang ditetapkan pemerintah sebagai alat tukar. Uang sudah ada sejak zaman dulu. Namun berbeda jauh dengan uang yang kita alami sekarang ini. walaupun berbeda tapi fungsinya sama. Itu hanya faktor sejarah dan ilmu pengetahuan saja. Sehingga uang yang kita alami saat ini kebanyakan bentuknya (bahan dasarnya) adalah kertas. 

Sebelum terciptanya uang, alat tukar yang digunakan oleh masyarakat adalah barang yang dimilikinya. Atau, istilah ilmu pengetahuan yang didapatkan di sekolah, disebut sebagai sistem barter. Dimana pada saat itu, ketika seseorang membutuhkan barang tertentu maka dia harus mencari orang yang memiliki barang tersebut dan menukarnya dengan barang jenis lain yang dimilikinya. Tetapi ada kelemahan dalam sistem barter. Dimana seorang yang memiliki barang yang dibutuhkan oleh orang lain terkadang orang tersebut tidak membutuhkan barang yang akan ditukarkan dengan barang yang dimilikinya. Kalau sudah seperti ini maka transaksi jual beli tidak terjadi. 

Seiring perkembangan zaman, maka terciptalah sebuah alat tukar yang lebih praktis. Sang penguasa pada saat itu menciptakan sebuah benda yang difungsikan sebagai alat tukar. Itulah maka terciptalah yang dinamakan uang.

Kalau berbicara mengenai uang pasti tidak akan ada habisnya. Ini terbukti bahwa setiap individu dari masyarakat kita, bahkan masyarakat internasional, mengejar dan mencari yang namanya uang. Berbagai cara yang dilakukan demi mendapatkan uang. Ada yang bekerja demi mendapatkan upah dari jasa kerjanya. Ada juga yang melakukan penipuan terhadap orang lain demi mendapatkan uang. Bahkan, yang lebih ekstrim lagi, ada orang yang berani menghilangkan naywa orang lain demi mendapatkan uang.

Nah... akhir-akhir ini banyak beredar kabar bahwa ada orang yang bisa menggandakan uang. Namun sayang, kabar tersebut ternyata dari pehak penegak hukum (polisi). Surat kabar maupun televisi memberitakan bahwa pihak kepolisian menangkap orang yang telah menipu banyak orang karena orang tersebut mampu menggandakan uang orang-orang yang tertipu tersebut. 

Lho kok bisa...!!!??? Dukun yang pinter atau memang orang-orang yang tertipu tersebut yang bodoh?

Kalau dikatakan bodoh, pasti orang-orang tersebut tidak terima. Namun, ini membuktikan bahwa tingkat pendidikan tidak berbandung lurus dengan kepintaran seseorang. Tapi ini jangan disalah artilkan. Menatng-mentang saya mengatakan itu, lantas Anda tidak sekolah atau berhenti sekolah. 

Dari kasus-kasus tersebut, ternyata tidak sedikit orang yang tertipu oleh (yang ngakunya sebagai) paranormal atau dukun yang menjanjikan bisa mengandakan uangnya menjadi berlipat-lipat. Padahal kasus sebelumnya pernah terjadi. 

Kok gak ngaca dari pengalaman orang lain ya...???

Dari fenomena tersebut membuktikan, bahwa kebutuhan orang akan uang sangatlah tinggi. Banyak orang yang stres bahkan sampai melakukan bunuh diri karena dia susah mencari uang. Banyak orang yang berusaha banting tulang demi mendapatkan lembaran uang. 

Bagitu juga sebaliknya. Banyak orang yang hura-hura dan hidupnya semau gue karena kebanyakan uang. Sehingga dia merasa paling benar dan paling kuat di antara orang-orang yang hidup di sekelingnya. Akhirnya, mereka memperlakukan orang lain semaunya dan sesuka hatinya. 

Saat ini uang menjadi raja. Saat ini uang menjadi senjata. Bahkan, saat ini uang menjadi Tuhan. Dengan begitu, uang yang dulunya hanya sebagai alat tukar. Sekarang uang bukang hanya sebagai alat tukar. Tetapi juga sebagai senjata, raja, dan bahkan Tuhan. 

Pergeseran nilai tersebut menjadikan orang mempresepsikan bahwa uang adalah segalanya. hati nurani yang dulu tumbuh subuh, sekarang kering dan lalu. 

Maka dari itu, saya pribadi mengajak kepada para pembaca untuk memahami uang pada fungsinya. Jangan terlalu berlebihan presefsi Anda terhadap uang. Bisa jadi uang yang kita cari dan kita dapatkan akan membawa kita ke dalam kehidupan yang baik atau buruk. Pada akhirnya kita sendiri yang rugi. Pahamilah uang dengan rasional. 

Uang akan berubah sesuai pada orang yang memilikinya. Uang akan menutupi atau membuka karakter atau sifat diri Anda yang sebenarnya. 


Tags:
Reaksi:

Posting Komentar

B575 ID

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget